'This is my Son, the beloved; he enjoys my favor. Listen to him'. (Matthew 17)
If you are anxious and nervous and tense and upset, you don't listen because your anxiety allows you no space to listen. You can't receive the voice of God that assures us, 'You are with me always, and all I have is yours'. Let us try to give time and space to that amazing voice, speaking in our hearts. Listening is creating the space in which you can hear the voice that says, 'You are my beloved son, you are my beloved daughter, you are special to me. All that is mine is yours. (Henri Nouwen)
"Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia." (Mat 17:5b)
Jika kita cemas, gugup, tegang dan marah, kita tidak mendengarkan sebab kecemasan kita tidak memberi kesempatan untuk mendengarkan. Kita tidak dapat menerima suara Tuhan yang meyakinkan kita, "Aku menyertaimu selalu dan apa yang ada pada-Ku adalah milikmu". Marilah kita mencoba memberi waktu dan ruang bagi suara yang mengagumkan itu, berkata dalam hati kita. Mendengarkan adalah menciptakan ruang dimana kita dapat mendengar suara yang berkata : "Engkaulah anak yang kukasihi, Engkau berarti bagi-Ku. Semua milik-Ku adalah milikmu". (Henri Nouwen)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar