Selasa, 20 Januari 2015

Pekan Doa Sedunia 2015 Hari Ketiga

Prasangka

Aku tidak mempunyai suami (Yoh 4:17)

Jawab perempuan Samaria itu kepada Yesus, "Aku tidak mempunyai suami". Topik dari pembicaraan adalah mengenai kehidupan perkawinan dari perempuan tersebut. Terjadi pergeseran tentang isi percakapan mereka, dari air ke suami. Apapun latar belakang perempuan itu, Yesus tetap terbuka padanya. Yesus tidak berparasangka negatif. Sebaliknya Yesus ingin menuntun perempuan itu keluar dari dosa. Buahnya, sikap perempuan itu terhadap Yesus berubah.
Pada poin ini, penghalang dari perbedaan budaya dan agama menjadi hilang dengan memberikan ruang pada sesuatu yang jauh lebih penting : yaitu perjumpaan, keterbukaan lalu percaya.

Refleksi :
Apakah kita telah merendahkan dan meminggirkan kaum perempuan dalam Gereja kita?
Apakah yang telah diperbuat oleh Gereja untuk mencegah dan mengatasi kekerasan yang ditujukan kepada kaum perempuan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar